Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Digital Akhlak: Membangun Etika Berinternet di Era Post Truth”. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh ratusan sivitas akademika, mahasiswa, dosen, serta peserta dari berbagai kalangan yang memiliki perhatian terhadap isu etika dan moralitas di era digital.
Seminar nasional ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Program Studi PAI dalam memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan karakter dan akhlak generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Tema yang diangkat menjadi sangat relevan mengingat maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, serta berbagai tantangan moral yang muncul di ruang digital pada era post truth.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Dr. (c). Hj. Lina Marliani, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai akhlak agar masyarakat, khususnya mahasiswa, mampu menggunakan media digital secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika.
“Era digital memberikan banyak kemudahan, namun juga menghadirkan tantangan besar terhadap moralitas. Oleh karena itu, pendidikan akhlak harus menjadi fondasi utama dalam membangun budaya digital yang sehat dan beradab,” ujar beliau.
Seminar ini juga mendapat dukungan penuh dari Wakil Rektor III UI Bunga Bangsa Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Muhammadun, M.A., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen universitas dalam mendukung pengembangan literasi digital berbasis nilai-nilai keislaman dan karakter.
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Elis Siti Maria Ulfah, M.Pd., menyampaikan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari upaya Prodi PAI untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis sekaligus memiliki akhlak mulia dalam memanfaatkan teknologi informasi.
“Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut cakap secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun ruang digital yang santun, edukatif, dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui seminar ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya literasi digital, kemampuan menyaring informasi, serta menerapkan etika komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam merespons berbagai fenomena sosial yang terjadi di dunia maya.
Dengan terselenggaranya Seminar Nasional “Digital Akhlak: Membangun Etika Berinternet di Era Post Truth”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon berharap dapat terus menjadi pelopor dalam penguatan pendidikan karakter, literasi digital, serta pengembangan masyarakat yang cerdas, kritis, dan berakhlakul karimah di era transformasi digital.
